WebMail (Web Based Mail), adalah aplikasi eMail client yang berbasis web. Jika anda pernah melihat layanan eMail Yahoo, Gmail, ataupun Hotmail. Mereka menggunakan webmail sebagai eMail client untuk setiap penggunanya. Kelebihan dari Webmail ini sendiri adalah bisa kita gunakan dimana saja, kapan saja, dan bagaimana saja keadaanya, asalkan kita tetap terkoneksi ke Internet.
Untuk
membuat mail client yang berbasis web, tentunya kita membutuhkan CMS (Content
Management System) yang dikhususkan untuk webmail. Diantaranya yang terkenal
adalah squirrelmail dan roundcubemail.
1. Squirrelmail
Squirrelmail adalah paket webmail yang sudah
tersedia dalam distro Debian Lenny. Oleh karena itu banyak administrator
jaringan yang menggunakanya, karena kemudahanya dalam konfigurasi. I think
it just Plug and Play.
1.1. Installasi
Karena
squirremail ini sudah ada pada DVD-1, maka kita tidak perlu repot-repot
mendownloadnya dari Internet.
debian-server:~# apt-get install squirrelmail
1.2. Konfigurasi
Secara
default, paket squirrelmail ini akan diletakan pada direktori /usr/share/squirrelmail/.
Agar squirrelmail tersebut dapat kita akses melalui web browser, maka kita
harus membuat virtual host untuk squirrelmail terlebih dahulu. Kita tidak perlu
repot-repot membuat virtual host baru, karena squirrelmail sudah membuatnya.
Tambahkan
script Include pada file apache2.conf, agar virtual host pada
direktori squirrelmail ikut di proses.
debian-server:~# vim /etc/apache2/apache2.conf
Include “/etc/squirrelmail/apache.conf” #tambahkan di baris paling bawah
Jika
ingin melakukan sedikit konfigurasi pada virtual host, ikuti langkah di bawah
ini.
debian-server:~# vim /etc/squirrelmail/apache.conf
Alias /squirrelmail /usr/share/squirrelmail #silahkan jika mau diganti
<Directory /usr/share/squirrelmail>
Options Indexes FollowSymLinks
<IfModule mod_php4.c>
php_flag register_globals off
</IfModule>
<IfModule mod_php5.c>
php_flag register_globals off
</IfModule>
<IfModule mod_dir.c>
DirectoryIndex index.php
</IfModule>
<Files configtest.php>
order deny,allow
deny from all
allow from 127.0.0.1
</Files>
</Directory>
# users will prefer a simple URL like http://webmail.example.com
<VirtualHost *:80> #ganti menjadi port 80
DocumentRoot /usr/share/squirrelmail #lokasi default web squirrelmail
ServerName mail.debian.edu #domain untuk E-Mail
</VirtualHost>
#. . .
Setelah
selesai mengkonfigurasi virtual host tersebut, pastikan anda merestart service
apache2, agar virtual host tersebut bisa langsung diakses.
2. RoundCubeMail
Walau tidak terkenal layaknya squirrelmail,
aplikasi webmail yang satu ini tidak kalah menarik dibanding aplikasi webmail
bawaan Debian. Bahkan tampilan dari RoundCubeMail ini dibilang sangat halus,
dan menarik. Selain itu aplikasi webmail ini memiliki banyak fitur dibanding
dengan webmail bawaan.
10.2.1. Installasi
Karena
aplikasi webmail roundcubemail ini tidak terdapat pada distro Debian, kita
harus mendownload terlebih dahulu dari Internet. Anda dapat mendownload file
tersebut di www.MansyurinIT.co.cc . Saya
menggunakan roundcubemail-0.5.1.tar.gz. Setelah di download, kemudian
ekstrak file tar.gz tersebut.
debian-server:~# cd /home/
debian-server:/home/pudja# ls roundcubemail-0.5.1.tar.gz
debian-server:/home/pudja# tar xfv
roundcubemail-0.5.1.tar.gz debian-server:/home/pudja# ls
roundcubemail-0.5.1 roundcubemail-0.5.1.tar.gz
Kemudian
pindahkan ke direktori untuk webmail, agar roundcubemail ini dapat dijalankan
oleh virtual host.
debian-server:/home/pudja# cp
roundcubemail-0.5.1/ /var/www/cubemail/ -R debian-server:/home/pudja# chmod 777
–R /var/www/cubemail/
2.2. Konfigurasi
2.2.1 Konfigurasi Virtual Host
Agar
aplikasi webmail ini dapat kita akses melalui web browser, maka kita harus
membuat virtual host untuk webmail pada apache2.
debian-server:/etc/apache2/sites-available#
cp default cubemail debian-server:/etc/apache2/sites-available# vim cubemail
Alias /cubemail /var/www/cubemail
<VirtualHost *:80>
ServerAdmin
webmaster@smkn1pungging.sch.id ServerName cubemail.debian.edu DocumentRoot
/var/www/cubemail/
#. . .
debian-server:/etc/apache2/sites-available# a2ensite cubemail
Tambahkan
sub-domain lagi untuk cubemail.debian.edu
debian-server:~# echo “cubemail IN A 192.168.10.1” >>
/var/cache/bind/db.debian
Pilih START
INSTALLATION, kemudian pada bagian Check environment tekan saja
NEXT.
Pada
bagian Create config, sesuaikan dengan keperluan Anda. Khususnya pada
Database Configuration, harus kita samakan dengan Database Server. Misalnya
seperti berikut,
Kemudian klik CREATE CONFIG. Selanjutnya kita
akan di hadapkan pada script konfigurasi, yang harus kita copy-paste kan
kedalam direktori /var/www/cubemail/config. File yang harus kita
konfigurasi adalah main.inc.php dan db.inc.php.
Setelah
anda copy, masukan script diatas seperti berikut. Sekedar tambahan, karena itu
adalah script PHP, maka anda harus menutup script tersebut dengan tanda
“?>” tanpa tanda kutip di akhir baris.
debian-server:~# cd
/var/www/cubemail/config/ debian-server:/var/www/cubemail/config# vim
main.inc.php debian-server:/var/www/cubemail/config# vim db.inc.php
Setelah
itu, buka web browser kembali dan pilih CONTINUE. Maka anda akan di hadapkan
pada tampilan Test config, cobalah pada bagian tersebut, apakah mail
server sudah benar.
Terakhir,
upload database cubemail pada database server Debian. Semua file database
terletak pada direktori SQL. Karena kita menggunakan MySQL, maka pilih mysql.initial.sql.
debian-server:~# mysql –u root –p mysql > create database
roundcubemail; mysql > quit
debian-server:~# mysql roundcubemail <
/var/www/cubemail/SQL/mysql.initial.sql -u root –p
Jangan
lupa, untuk menghapus direktori installer.
debian-server:~# rm /var/www/cubemail/installer/ -R
3. Pengujian
3.1.
Pengujian Squirrelmail
Pengjian
squirrelmail ini kita lakukan melalui web browser. Baik dari server localhost,
atapun dari sisi client. Pada web browser, arahkan URL ke http://www.debian.edu/squirrelmail (Direktori
Alias).
3.2.
Pengujian RoundCubeMail
Tetap
pada web browser, dan arahkan URL ke alamat http://www.debian.edu/cubemail
seperti berikut di bawah.
Sumber :
www.lebaksono.wordpress.com







0 Komentar untuk "Konfigurasi WebMail Linux Debian"