SWAT (SAMBA Web Administration Tool) adalah aplikasi web yang ditujukan khusus untuk mengkonfigurasi Samba Server. Dengan adanya konfigurasi melalui Web GUI tersebut, dapat memudahkan user untuk berbagi file atau bahkan printer melalui jaringan.
Sengaja saya meletakan bagian ini, setelah bagian
konfigurasi SAMBA Server secara manual. Karena saya ingin, Anda (Pemuda/i
Indonesia) mengerti lebih jauh tentang system operasi linux, tidak hanya
“lansung saji dan praktis begitu saja”. Dasar dari ilmu itulah yang paling
penting (konsep suatu system).
1. Installasi
Pada bagian Samba Server sebelumnya, kita telah
menginstall dan sekalikus menkonfigurasi SAMBA untuk keperluan file sharing.
Oleh karena itu, kita tidak perlu menginstall aplikasi tersebut lagi. Tinggal
tambahkan aplikasi web tambahan, yaitu SWAT.
debian-server:/home/pudja# apt-get install swat samba
2. Konfigurasi
Setelah
aplikasi SAMBA dan SWAT terinstall, kita tidak perlu lagi mengkonfigurasi file
apapun. Sebab sesuai apa yang saya bilang, (it’s just Plug and Play, isn’t
it?). Dalam kondisi default, SWAT berjalan pada protokol HTTP melalui port 901.
Dan dapat diakses dari Ip Address manapun, asalkan masih dalam satu jaringan
dengan server Debian.
Namun
jika anda ingin memastikan apakah SWAT sukses berjalan atau tidak, gunakan
beberapa perintah berikut.
a.
Melihat letak
aplikasi SWAT. debian-server:/home/pudja#
whereis swat
swat:
/usr/sbin/swat /usr/share/man/man8/swat.8.gz
b.
Memeriksa aplikasi SWAT (Running or Not).
debian-server:/home/pudja# netstat -npltu | grep 901
tcp 0 0 0.0.0.0:901 0.0.0.0:* LISTEN 2547/inetd
c. Mengaktifkan service SWAT, ketika StartUp.
debian-server:/home/pudja# cat /etc/inetd.conf
swat stream tcp
nowait.400 root /usr/sbin/tcpd /usr/sbin/swat
3. Pengujian
Pengujian SWAT bisa kita lakukan dari computer
server localhost, ataupun dari sisi client Windows. Untuk mengakses aplikasi
tersebut, pada Web Browser pergi ke URL http://debian.edu:901
atau http://192.168.10.1:901.
Berikut
beberap screen shoot dari aplikasi SWAT.
Konfigurasi
dalam SWAT sama persis dengan konfigurasi manual pada file smb.conf. Hanya
saja, tampilanya yang begitu berbeda.
Sumber :
www.lebaksono.wordpress.com



0 Komentar untuk "Konfigurasi SWAT Linux Debian"