Membahas dunia seputar komputer dan lainnya

Konfigurasi Router (Gateway) Dan Proxy Server Linux Debian




A. Router (Gateway)

Debian juga dapat digunakan sebagai Router. NAT (Network Address Translation) digunakan untuk menghubungkan antara jaringan local (LAN) dengan jaringan luar (WAN). Metode NAT ini hanya bekerja untuk “Routing Satu Arah”. Atau kita juga dapat menggunakan metode IP Forwarding, untuk “Routing Dua Arah”.

Khusus Debian sebagai router, kita menggunakan topologi yang berbeda. Karena server Debian harus dihadapkan langsung dengan Internet.








1. Konfigurasi Ip Address

Untuk membuat Router, dibutuhkan setidaknya minimal dua Ethernet. Namun jika terpaksa, anda bisa menggunakan metode Ip Alias. Jika belum ada, maka tambahkan terlebih dahulu.

debian-server:~# vim /etc/network/interfaces

# The LAN Interface

auto eth0

iface eth0 inet static
address 192.168.10.1                #sesuaikan untuk Ip Lokal

netmask 255.255.255.0

# The WAN Interface

auto eth1

iface eth1 inet static

address 119.2.40.22                 #sesuaikan untuk Ip Public

netmask 255.255.255.252

gateway 119.2.40.21
debian-server:~# /etc/init.d/networking restart

2. Konfigurasi Ip Forward

Aktifkan IP FORWARDING, agar transfer data dapat berjalan antara dua jaringan yang berbeda. Ip Forwarding ini berfungsi sama seperti halnya bridge. Namun dalam konsep ini, debian berfungsi menjadi router.

Gunakan cara cepatnya serperti berikut.

debian-server:~# echo “1” > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

Namun seperti cara cepat yang lain, konfigurasi di atas akan hilang ketika computer kita restart. Oleh karena itu kita harus mengedit file sysctl.conf agar konfigurasi menjadi tetap.

debian-server:~# vim /etc/sysctl.conf

# Uncomment the next line to enable packet forwarding for IPv4 net.ipv4.ip_forward=1 #hilangkan “#” pada bagian ini

#. . .

debian-server:~# sysctl -p

3. Konfigurasi IpTables

Sedikit konfigurasi IPTABLES, untuk membuat jaringan local menjadi private (NAT).

debian-server:~# iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.10.0/24 -j MASQUERADE debian-server:~# iptables-save > /etc/iptables

debian-server:~# echo “up command iptables-restore < /etc/iptables” >> /etc/network/interfaces



B. PROXY Server

PROXY Server berfungsi untuk menyimpan halaman-halaman website yang pernah kita kunjungi. Fungsinya adalah sebagai CACHE, yang sewaktu-waktu jika kita ingin mengunjungi halaman yang sama, akan diambilkan dari Proxy tersebut terlebih dahulu, dan jika belum ada maka akan diteruskan ke server sebenarnya. Selain itu proxy juga dapat digunakan untuk Security, misalnya memblokir akses ke suatu website ataupun sebagainya.

1. Installasi

Aplikasi yang paling popular, dan terkenal ampuh untuk Server Proxy yaitu SQUID. Selain itu, ada juga distro linux yang dikhususkan untuk proxy, seperti IpCOP.

debian-server:~# apt-get install squid

2. Konfigurasi

2.1. Konfigurasi squid

Konfigurasi script untuk squid sangatlah banyak, namun kali ini saya akan membahas bagian pentingnya saja. Gunakan text editor yang memiliki fasilitas “search”, agar lebih mudah.

debian-server:~# nano /etc/squid/squid.conf

Untuk fasilitas search pada nano, tinggal tekan CTRL + W. Setelah itu, cari dan edit bagian berikut, dan hilangkan tanda pagar “#” agar menjadi Enabled.
#. . .

http_port 3128 transparent                                   #tambahkan “transparent”

cache_mem 16 MB                                              #kurang-lebih ¼ dari memory

cache_mgr admin@debian.edu
visible_hostname proxy.debian.edu

#. . .

Kemudian cari tulisan acl CONNECT, dan tambahkan script berikut tepat di bawahnya.

#. . .

acl url dstdomain “/etc/squid/url”                          #domain yang di blok

acl key url_regex –i “/etc/squid/key”                     #kata yang di blok

http_access deny url

http_access deny key
acl lan src 192.168.10.0/24                                      #ip lokal

http_access allow lan

http_access allow all

#. . .

Cari tulisan http_access deny all, ada dua pada file squid.conf. Dan tambahkan tanda ”#” pada kedua baris tersebut. Simpan dengan menekan CRTL + X lalu Y dan ENTER.

2.2. Blokir Situs

Buat file untuk daftar situs-situs dan kata-kata yang akan diblokir.

debian-server:~# cd /etc/squid/ debian-server:/etc/squid# vim url facebook.com

twitter.com debian-server:/etc/squid# vim key porn

sex

Cek apakah konfigurasi sudah benar atau masih ada yang salah, dan juga untuk membuat swap.

debian-server:/etc/squid# squid –z

2011/03/01 10:56:46| Squid is already running! Process ID 2314

2.3. Konfigurasi IpTables

Sedikit konfigurasi pada iptables, untuk redirect port 80 (HTTP) ke port 3128 (PROXY).

debian-server:~# iptables –t nat –A PREROUTING –s 192.168.10.0/24 –p tcp --dport 80 –j REDIRECT --to-port 3128 debian-server:~# iptables-save > /etc/iptables



2.4. Modifikasi Halaman Proxy

Bagian ini hanya opsional saja, anda bisa melewatinya jika tidak ingin lama. Selain tampilan default laman squid yang begitu-begitu saja, anda juga bisa memodifikasinya lagi sesuai kebutuhan anda.

debian-server:~# cd /usr/share/squid/errors/English/

Dalam direktori tersebut terdapat banyak sekali file-file laman error SQUID. Semua file tersebut menggunakan pemrograman web HTML saja. Kita hanya akan memodifikasi untuk laman web yang diblokir, dan dns-un-resolveable.

debian-server:/usr/share/squid/errors/English# vim ERR_ACCESS_DENIED debian-server:/usr/share/squid/errors/English# vim ERR_DNS_FAIL

Edit kedua file HTML diatas, sesuai kreativitas anda. Dan terakhir, restart daemon squid tentunya,

debian-server:~# /etc/init.d/squid restart

3. Pengujian

Pengujian kita lakukan pada sisi client windows. Server Proxy tersebut akan menjadi TRANSPARENT jika ada koneksi ke Internet. Namun jika digunakan dalam lingkup Local Area Network, yang tidak terjamah Internet, maka kita harus menkonfigurasi MANUAL PROXY pada sisi client terlebih dahulu.

Jika ingin tetap kelihatan Transparent, walau di jaringan local. Anda bisa menggunakan Ip Address Alias, dan dikombinasikan dengan Virtual Domain. Just try this out.

3.1. Konfigurasi Manual Proxy

Berikut cara mengkonfigurasi Manual Proxy di Web Browser Mozilla.

a.                   Tool > Options > Advanced > Network > Settings

b.                  Dan konfigurasi seperti berikut,



3.2. Pengujian Filtering

Kemudian coba arahkan web browser ke alamat domain yang telah kita blokir, misalnya saja facebook.com berikut. Anda juga bisa menambahkan lagi, domain-domain yang mencurigakan pada file /var/url.





3.3. Pengujian DNS Un-Resolveable



Karena tidak terkoneksi ke Internet, maka dns tersebut tidak dapat diteruskan oleh server proxy local. Oleh karena itu, dns tersebut menjadi un-resolveable. Misalnya saja kita akan mengunjungi alamat www.google.com, yang tidak terdapat dalam list domain yang diblokir.
 


Sumber :
www.lebaksono.wordpress.com










Tag : Debian, LINUX
0 Komentar untuk "Konfigurasi Router (Gateway) Dan Proxy Server Linux Debian"

Back To Top