Sharing Printer pada jaringan Linux-Windows
tidaklah begitu sulit sebenarnya. Dapat kita konfigurasi menggunakan mode TEXT,
aplikasi GUI, ataupun WEB GUI. Saya cenderung memilih WEB GUI, karena lebih
efektif dan simple.
Tidak
semua driver printer dapat dikenali oleh system operasi Linux begitu saja
(Fresh Install). Hanya beberapa vendor terkenal saja yang bisa langsung
digunakan tanpa melakukan installasi driver tambahan. Jika printer tidak
terdeteksi, download driver untuk merk printer anda di Internet, agar printer
dapat dioperasikan melalui mesin Linux.
1. Installasi
Sebenarnya tidak ada software khusus yang
mengatur Printer. Kita hanya menggunakan aplikasi tambahan SAMBA (Printer
sharing) dan CupSYS (Printer configuration). CUPSYS sendiri singkatan dari
Common UNIX Printing System, yang dibundle dengan driver-driver umum segala
jenis Printer. Berjalan pada protokol HTTPS, melalui port 631.
debian-server:/home/pudja# apt-get install samba cupsys
2. Konfigurasi
2.1. Konfigurasi file CUPSYS
Konfigurasi
untuk CUPSYS terletak pada file cupsd.conf. File tersebut perlu kita
edit, agar aplikasi CUPSYS dapat kita akses menggunakan komputer lain, selain
server localhost.
debian-server:/home/pudja# vim /etc/cups/cupsd.conf
Dan
rubah beberapa script konfigurasi seperti di bawah ini.
#. . .
# Only listen for connections from
the local machine. Listen localhost:631
Listen 192.168.10.1 #Tambakan script ini Listen
/var/run/cups/cups.sock
# Show shared printers on the local
network. Browsing On
BrowseOrder allow,deny BrowseAllow all
# Default authentication type, when authentication is
required...
DefaultAuthType Basic
# Restrict access to the server...
<Location
/> Order allow,deny
Allow 192.168.*.* #Agar cupsys
dapat diakases dari lokal </Location>
# Restrict access to the admin pages...
<Location
/admin> Order allow,deny
Allow 192.168.*.* #Agar cupsys
dapat diakases dari lokal </Location>
# Restrict access to configuration files...
<Location /admin/conf>
AuthType Default Require user @SYSTEM Order allow,deny
Allow 192.168.*.* #Agar cupsys
dapat diakases dari lokal </Location>
#. . .
Setelah
selesai mengkonfigurasi, jangan lupa untuk merestart daemon cupsys tersebut.
debian-server:/home/pudja# /etc/init.d/cups restart
2.2. Konfigurasi SAMBA
Bagian
ini perlu kita lakukan, agar printer server dapat disharing pada jaringan
local. Tidak semua baris script akan kita edit, hanya bagian pentingya saja.
debian-server:/home/pudja# vim
/etc/samba/smb.conf #======================= Global Settings =======================
[global]
## Browsing/Identification ###
# Change this to the
workgroup/NT-domain name your Samba server will part of workgroup = WORKGROUP
#sesuikan dengan jaringan Anda
#. . .
####### Authentication #######
security = share #Guest Ok
#...
########## Printing ##########
# If you want to automatically load
your printer list rather
# than setting them up individually
then you'll need this
# lpr(ng) printing. You may wish to
override the location of the
# printcap file
printing
= bsd
printcap
name = /etc/printcap
# CUPS
printing. See also the cupsaddsmb(8) manpage in the
# cupsys-client package.
printing = cups #Using CUPSYS
printcap
name = cups #Using CUPSYS too
#. . .
======================= Share
Definitions =======================
path = /var/spool/samba
browseable = yes
printable = yes
writable = no create
mode = 0700
path = /var/lib/samba/printers
browseable = yes
guest ok = no
#. . .
Setelah
selesai mengkonfigurasi, selalu restart aplikasi tersebut, agar file
konfigurasi dapat langsung dijalankan oleh server Debian.
debian-server:/home/pudja# /etc/init.d/samba restart
2.3. Konfigurasi Printer CUPSYS
Tambahkan
printer dengan menggunakan aplikasi CUPSYS melalui web browser, bisa dari
server localhost ataupun dari client Windows. Arahkan URL ke https://debian.edu:631
Kemudian
tambahkan printer pada bagian Administration, dan pilih Add Printer.
Sesuiakan dengan merk printer milik Anda. Jika sudah berjalan dengan benar,
maka akan muncul seperti gambar berikut.
3. Pengujian
Pengujian
kita lakukan langsung pada komputer client Windows. Pastikan terlebih dahulu,
bahwa komputer Windows tersebut pada jaringan yang sama dengan server Debian.
Kemudian tambahkan printer, dengan menggunakan cara berikut ini.
a.
START > Contorl Panel > Printer and Faxes
b.
Pilih Add Printer pada bagian Printer
Tasks
c.
Pilih Network Printer pada bagian Local or
Network Printer
d.
Pilih Browse for a pinter pada bagian
Specify a Printer
Jka
konfigurasi benar, makan akan muncul icon printer seperti gambar di bawah ini.
Dan Anda bisa melakukan aktifitas printing melalui komputer tersebut.
Sumber :
www.lebaksono.wordpress.com







0 Komentar untuk "Konfigursi Printer Server Linux Debian"